Novena VII - 1996, hari ke-7

 Cimahi, 9 September 1996

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, kamu semua yang berkumpul di sini, ini Aku telah datang untuk bersama kamu pada malam ini.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu. Begitu lelah kamu semuanya, anak-anakKu, tapi dalam kelelahanmu itu, engkau akan mendapatkan banyak yang tidak diterima saudara-saudaramu yang tidak datang ke sini. Engkau diberikan lebih dari PuteraKu. Percayalah anak-anakKu semuanya. Kini Aku mengatakan kepada kamu semua yang ada di sini, perjuanganmu itu sangat ditunggu oleh PuteraKu. Itulah kedatanganmu seutuhnya kepada PuteraKu. Kedatangan seperti inilah ynag dikehendaki oleh PuteraKu. Harus berjuang…, itulah iman yang subur, yang tidak kering dan tidak mudah hilang dan lenyap di dalam tubuhmu, di dalam hatimu, di dalam pikiranmu.

 

Anak-anakKu semuanya, inilah Aku yang sudah datang. Kamu harus percaya, ini Aku Ibumu bersama Agnes.

Aku mengatakan kepada kamu, dimana pun tidak terjadi seperti ini, Aku datang dengan caraKu yang lain. Kini Aku datang ke sini Aku menyatu kepada Agnes, kini Aku dapat berbicara kepada kamu semua. Berbahagialah kamu, anakKu. Bersuka-citalah!

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih kembali untuk kamu semua yang ada di sini. Aku minta kepada kamu secara pribadi, berdoalah untuk mendoakan anakKu yang terpanggil. Itu tugasmu setiap kali berdoa agar mereka kuat dalam panggilannya. Aku minta mulai saat ini dan seterusnya sampai mereka masuk ke dalam tempat yang sudah disediakan untuk menyatukan diri mereka kepada Tuhannya. Itu tugasmu, agar mereka kuat dalam panggilannya.

 

Dan kamu anak-anakKu yang kamu dipanggil, persiapkanlah dirimu baik-baik. Jangan ada lagi keraguan dan yang tidak baik yang engkau lakukan di dalam hidupmu. Berdoalah terus, berdoalah anakKu, agar engkau dikuatkan dalam perjalananmu ini agar sampai kepada tujuan yang dikendaki oleh PuteraKu.

 

Kamu I.W (nama initial, red), dengarkan Aku. Jaga dirimu baik-baik. Jaga dirimu baik-baik mulai saat ini karena engkau telah dipanggil. Kalau engkau tidak mau mendengarkan panggilan oleh Tuhanmu itu, engkau berdosa sendiri terhadap Tuhanmu.

Engkau juga P (nama initial, red), jagalah dirimu baik-baik agar engkau sampai pada tujuanmu. Kalau engkau melawan panggilanmu, engkau berdosa terhadap Tuhanmu sendiri.

J.F (nama initial, red), engkau juga jaga dirimu baik-baik. Persiapkan dirimu dalam panggilanmu anakKu. Jangan kau pikirkan yang lain-lain lagi. Dengarkanlah suara Tuhanmu dan banyaklah engkau berdoa. Jangan engkau memikirkan yang bukan-bukan, agar engkau sampai pada tujuanmu. Kalau engkau melawan panggilan Tuhanmu, engkau berdosa atas dirimu kepada Tuhanmu sendiri.

Juga engkau I (nama initial, red), kuatkan hatimu dan cepatlah, pergilah, carilah tempat bagimu yang sesuai dengan hatimu. Jangan ditunda lagi. Aku berdoa untukmu anakKu.

Dan kamu orang tuanya, doakanlah dia agar dia kuat dalam perjalanan ini dalam panggilannya. Dan sampaikanlah dan doakan kepada W (nama initial, red),  Juga sampaikan itu semuanya, jangan pikirkan yang lain-lain. Dengarkanlah suara Tuhannya, agar dia kuat dan dalam panggilannya utuh menuju tempat yang sudah disediakan; menjadikan dirinya seorang imam yang baik.

Dan kamu orang tua apabila anakmu dipanggil, engkau harus merelakan anakmu. Jangan engkau menahan anakmu, itu bukanlah kuasamu. Itu adalah milik Tuhanmu; itu dititipkan kepadamu semuanya. Jangan kau halangi mereka yang datang kepada Tuhannya.

F (nama initial, red), kamu mulai saat ini dan kamu orang tuanya, dukunglah anakmu dalam panggilannya. Aku minta kepadamu, jangan kau halangi anakmu untuk datang kepada Tuhannya. Biarkanlah dia pergi kepada Tuhannya, karena itu adalah suatu kebahagiaan dalam keluargamu dan berkat, rahmat akan berlimpah kepada keluargamu. Doakanlah dia, doakanlah dia, agar dia sampai kepada tujuannya.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini, Aku mengatakan ini karena Aku sudah mengatakan akan banyak anak-anakKu terpanggil melalui doa di sini, akan berlimpahan imam. Karena Aku tahu, Aku minta kepada PuteraKu, banyak para imammu yang meninggalkan/menanggalkan jubahnya. Sungguh, inilah permintaanKu kepada PuteraKu, agar DIA mau memanggil anak-anakNYA untuk menjadi pelayan-NYA, menjadi imam untuk anak-anakKu semua yang ada di bumi ini, melidungi dan membawa mereka kepada Tuhannya.

 

Engkau tahu para imam banyak yang gagal dalam menjalankan tugasnya. Mereka sibuk sendiri, dia lupa apa yang harus mereka lakukan. Mereka diam, duduk diam, sibuk, tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Banyak anak-anakKu yang tersesat, dan banyak sudah tersesat karena imamnya tidak mau mengerti tentang umatnya. Maka ini Aku minta dari PuteraKu, Aku minta, panggillah mereka, agar anak-anakKu semuanya terlidungi di dunia ini agar mereka selamat dan setia kepada PuteraKu.

 

Juga biarawati, mereka pakai jubah tapi hatinya tidak seperti itu. Mereka masih seperti manusia yang tidak terpanggil. Aku tahu, mereka sudah masuk dalam dunia ini, sibuk dalam dunia ini, tidak mau memperhatikan anak-anak Tuhan. Aku sedih…. Sedih sekali, dan sedih sekali melihat imammu, sungguh! Mereka tidak tekun dalam doa dan pasrah kepada Tuhan, sehingga mereka mudah dipenggaruhi oleh dunia-dunia ini. Inilah menjadi bagianmu anak-anakKu. Doakan para imammu dan para biarawati dan gereja, agar mereka tetap utuh dan setia dalam panggilannya. Saat ini juga mereka mengeraskan hatinya tentang kehadiran Tuhanmu dan Aku di sini. Mereka tidak pakai iman yang mereka terima, tapi mereka sibuk dengan hukum-hukum manusia yang mereka buat dalam kehidupannya. Apalah itu artinya? Karena kenyataan ini sudah terjadi. Tuhan sudah bekerja dalam dunia ini, karena dunia ini sudah jauh dari Tuhan.

Anak-anak Tuhan bergelimang dosa. Sungguh, manusia dengan manusia tidak saling mengenal lagi. Sungguh, ini Ibumu yang mengatakan benar dan melihat tingkah laku manusia yang ada di bumi ini. Banyak orang yang mati karena mereka; tidak berdosa oleh sikap-sikap mereka.

 

Apakah engkau tidak membaca Kitab Sucimu? Para Nabi telah bernubuat tentang anak-anak Tuhan, akan bernubuat pada hari itu dan sekarang. Karunia-karunia diberikan kepada anak-anakNYA, karena apa?

Tuhan meminta dari anak-anakNYA untuk membawa mereka kembali kepada-NYA seutuhnya. Sejak dulu Tuhan memakai manusia untuk menyelamatkan manusia. Tuhan tidak bisa bekerja sendiri, Tuhan memakai manusia agar manusia ciptaan-NYA itu mengenal Dia. Sungguh-sungguh Allah, sang pencipta yang penuh kasih, setia, pengampun. Apakah itu kurang bagimu? Tuhanmu begitu baik, semua diberikan: nyawa-NYA, roh-NYA diberikan kepada kamu supaya kamu selamat dari dunia ini.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini, apakah engkau tidak baca Kitab Suci bahwa Tuhan akan memberikan mujizat di langit maupun di bumi ini?

Itu sudah terjadi saat ini. Banyak anak-anak Tuhan diberikan karunia, karunia. Sejak dulu para rasulmu diberikan karunia; dan juga kamu. Kalau Tuhan menghendaki semua, siapa pun biasa menerima karunia. Bermacam-macam karunia diberikan oleh Allahmu kepada dunia ini.

 

Anak-anakKu, tanda-tanda itu sudah ada di bumi ini, sekarang juga. Kini kamu bersama Aku, apa ini tidak tanda? Tuhanmu sudah berkarya, apakah itu tidak tanda? Banyak kejadian di bumi ini, apakah itu tidak tanda yang dinubuatkan oleh para nabimu, para rasulmu? Kalau engkau tidak membaca Kitab Suci, engkau tidak mengerti tanda-tanda itu. Engkau akan bertanya, benarkah? Benarkah itu semuanya? Sesatkah? Karena kamu tidak membaca Kitab Suci. Tapi kalau kamu membaca Kitab Suci, engkau tidka mengatakan itu semua, apa yang dikatakan para Nabi sudah terjadi saat ini. Dan Rasul Yohanes, telah diberikan wahyu, setelah Tuhanmu kembali ke Surga, tentang kegelapan, tentang Aku.

 

Hai anak-anakKu, bacalah Kitab Suci, maka engkau mengerti apa yang dijanjikan Tuhanmu melalui para Nabi, para rasulmu. Sekarang sudah terjadi bukan di sini saja, bukan di negaramu saja; di seluruh bumi ini sudah terjadi.

 

Hai anakKu, jangan engkau berpikir menurut pikiranmu. Itu tidak mungkin bisa engkau pikirkan, maka Aku minta dari padamu bacalah Kitab Suci dan berdoalah dan percayalah kepada Allah dan pasrahlah segala kehidupanmu. Engkau akan menemukannya. Aku mengatakan kepadamu, di sini sudah terjadi. Agnes, Aku sudah mengatakan berkali-kali Agnes, dipanggil oleh Tuhanmu. Dia tidak mengenal Tuhanmu. Kini dia dipakai. Itulah karunia! Siapakah yang bisa memberikan karunia? Bukan dunia ini, hanya Allahmu di Surga.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, ini semua akan menjadi baik apabila kamu yang masuk dalam kelompok ini menunjukkan bahwa kamu baik, dimana pun kamu berada. Kalau kamu tidak berubah setelah kamu bersama Tuhan dan Aku di sini, orang mengatakan di sini sesat. Kamu semuanya.

 

Hai anak-anakKu, kamu semuanya, di sini sesat atau tidak sesat? Apa kamu menjadi anak yang baik atau tidak setelah kamu bersamaKu di sini? Mereka melihat buah-buahnya. Itulah manusia. Manusia berpikir dengan pikiran saja, dengan perasaannya, tapi imannya tidak dipakai untuk semua persoalan yang dia tidak mengerti.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku mengerti, banyak orang mengatakan di sini sesat. Aku sedih. Kamu tahu, T (seorang yang yang pernah dipakai untuk menyampaikan Ibu Maria, red), mengatakan di sini sesat. Aku sedih...! Sungguh, sungguh! Itulah manusia. Kamu juga seperti itu nanti kalau kamu berbicara dengan pikiranmu dan perasaanmu, manusiamu yang menonjol dalam kehidupanmu. Engkau akan bisa mengatakan yang sama seperti itu. Tanggungkan dosamu apabila kamu mengatakan di sini sesat. Engkau berurusan dengan PuteraKu.

 

Dulu para rasulmu juga dihakimi seperti ini. Mereka menyampaikan kebenaran, mereka dikatakan sesat, mereka tidak waras. Itu juga yang diterima oleh kelompok ini, tapi ada seorang imam Farisi yang bijaksana. Siapakah yang tahu namanya?

 

Gamaliel, jawab umat.

 

Terima kasih. Terima kasih banyak. Itu contoh yang baik. Dia mengatakan, biarkanlah kalau itu datang dari Allah, siapa pun tidak bisa mencegahnya, tapi apabila itu datang dari bumi ini, dia akan lenyap dengan sendirinya karena kuasa Allah akan melenyapkannya. Tapi kalau itu sungguh-sungguh dari Allah, kamu akan tanggung dosamu kepada Allahmu. Sungguh, itu harus kamu pakai dalam kehidupanmu.

Banyak kelompok-kelompok doa di negaramu ini kalau memang itu baik, biarkanlah mereka memuji Allah dengan cara-cara mereka. Jangan katakan mereka sesat. Jangan mudah menghakimi, nanti kamu akan dihakimi oleh Allahmu. Biarkanlah kelompok itu bermunculan, akan banyak pertobatan di negaramu ini. Kalau mereka berdoa atas nama Allah, apakah itu sesat? Aku mau bertanya kepada kamu yang ada di sini?

 

Tidak Ibu Maria, jawab.

 

Apakah kalau anak-anak Tuhan berdoa menyebut nama Allahnya Tuhan memberikan setan yang masuk? Tidak, tidak! Kalau kita minta kepada Allah, DIA memberikan yang baik kepada kita. Kalau itu terjadi allah apakah itu? Allah yang mana?

Anak-anakNYA datang kepada-NYA memuliakan, memuji, yang datang kok sesat? Allah yang mana? Yang sesat itu adalah yang mengatakannya. Ingat perkataanKu, setiap kelompok manapun kalau dia berdoa, menyebutkan nama Allah dalam doa itu, itu adalah kelompok yang baik.

 

Hai anak-anakKu, ini Aku mengatakan kepada kamu semua yang ada di sini, biarkanlah anak-anak Tuhan berdoa, biarkan mereka bertemu dengan TuhanNYA. Mengapa dikatakan sesat? Katakan, sampaikan kepada T…., jangan mengatakan lagi di sini sesat. Karya Allah, sudah berkarya di sini. Dan Aku sekarang ini bersama kamu di sini. Jangan kamu katakan lagi dalam hatimu bahwa yang berbicara ini Agnes, bukan! Ini Aku! Berdoalah kamu, minta kepada Allah. Siapakah yang berbicara itu? Minta, minta kepada-NYA. Nanti kau akan diberikan roh pengertian tentang apa yang tidak kamu mengerti, mintalah kepada Tuhanmu. Jangan ada mengatakan… . Engkau tidak bisa memikirkan itu semua anak-anakKu.

 

Ini Aku yang berbicara bersama Agnes. Ini Aku Ibumu Maria. Ini Aku Ibumu. Ini seizin putera-KU. Tanpa seizin-NYA, Aku tidak bisa datang ke sini.

 

Aku banyak datang ke bumi ini ke tempat-tempat yang mana Aku harus datangi. Dan Aku datang ke negaramu ini, karena Aku melihat banyak yang menangis di sini, banyak yang menderita. Anak-anak Tuhan…., mereka dilalaikan, tidak punya hak yang sama dengan mereka yang lain, maka Aku datang menguatkan kamu semuanya agar kamu bangkit. Jangan takut. Allahmu. Mereka juga menyembah Allahmu. Hai anakKu, Allah yang satu disembah oleh semua manusia yang ada di bumi ini dengan cara mereka, tetapi Aku mengatakan kepadamu, kamu adalah anak-anak Tuhan sudah terberkati, lebih dari mereka. Sungguh, kamu sudah diselamatkan maka Aku minta dari padamu, jangan berbuat dosa lagi. Jaga dirimu baik-baik. Ini perkataanKu kepada kamu semuanya.

Aku mengatakan tidak sama. Mereka datang dari bumi ini, tapi kamu datang dari atas yang memberikan semua untukmu, Allah yang Maha tinggi telah datang ke bumi ini bersama kamu.

 

Sekali lagi,  Aku mengatakan sampaikan kepada T…, Doakan dia, dia sudah melampaui batas karena Tuhan tidak memberikan suatu pengertian, karunia untuk mengerti. Di sini Tuhan memberikan. Di sana sesat atau tidak sesat, di sini tahu, karena Tuhan berkarya dalam kelompok ini.

 

Hai anak-anakKu, jangan katakan Aku Ibumu menegurmu. Bukan! Aku mau menyatakan kebenaran bahwa ini benar, sungguh! Kalau ini tidak benar, saat ini juga Allahmu turun dan menghapuskan semua apa yang terjadi di sini.

 

Hai anak-anakKu yang Aku kasihi semuanya, Aku menguatkan kepadamu agar engkau mengerti. Bacalah Kitab Sucimu, anakKu. Banyaklah berdoa dan berkarya di dalam hidupmu. Sungguh, ini Ibumu, Aku senang apabila kamu bekerja dengan baik, melayani saudara-saudaramu. Aku senang. Aku melihat dari Surga kegiatan, apa yang kamu kerjakan. Aku tahu apa yang kamu lakukan, Aku tahu.

 

Anak-anakKu, dengan perkataanKu pada malam ini, cobalah renungkan kembali apa yang sudah kamu dapatkan di sini. Apakah kamu menjadi  jahat, tambah jahat? Apakah kamu jadi baik dan dekat kepada Tuhanmu? Itu saja yang Aku berikan kepadamu. Aku sudah datang ke sini untuk membawamu, mengajarmu.

 

Aku dulu, setelah Tuhanmu kembali, Aku masih hidup bersama para rasulmu. Kami tekun berdoa, saling menguatkan antara satu dengan yang lain, melayani, menyampaikan kebenaran ini walaupun harus menderita siksaan oleh manusia seperti di sini. Tapi puji Tuhan! Syukur kepada Allah! Kelompok ini dikuatkan oleh Tuhanmu, terutama Agnes sekarang dia tidak pernah lagi manangis, mengeluh tentang penghakiman dari saudara-saudaramu. Dia tidak ambil pusing lagi. Dia banyak diam, karena dia mendapatkan ketenangan lahir dan batin di dalam hidupnya. Dia bertambah dekat dengan Tuhannya, dia mendapatkan. dia tidak mau pusing lagi mendengarkan suara-suara yang menghakiminya, dia bawa dalam doa. Dia senang menerima itu semua untuk menguatkan dirinya.

 

Dan kamu juga yang ada di sini, sampaikan kebenaran ini kepada saudara-saudaramu agar mereka juga ikut seperti kamu di sini. Jangan kamu diam. Takut! Aku sudah mengatakan, Aku berdoa dalam perjalananmu, Tuhanmu akan menyertai apabila kau melangkah menyampaikan kebenaran ini. Tuhan melindungimu. Sudah banyak peristiwa di sini yang luar biasa, tapi sampai saat ini baik-baik semuanya. (rekaman terputus, red)

 

 

---ooo0ooo---