Novena VI - 1996, hari ke-9
Cimahi, 2 Agustus 1996
Selamat pagi buat kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi.
Selamat pagi Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anak-anakKu. Akhirnya engkau dapat juga menyelesaikan tugasmu
dengan baik. Terima kasih banyak untuk kamu semuanya terutama kelompok-kelompok
di sini maupun di mana pun mereka berada.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, selama sembilan hari ini, apakah yang telah
kau dapat selama engkau berkumpul dengan saudara-saudaramu dan berdoa bersama
di sini? Aku menanyakan kepadamu hai anak-anakKu, apa yang telah engkau dapat
selama 9 hari di sini ?
Anak-anakKu jawablah! Aku minta dari padamu, jawablah pertanyaanKu ini. Apa
yang sudah kau dapat selama 9 hari berturut-turut di sini, berdoa bersama dengan
saudara-saudaramu?
Kedamaian, kedekatan hati dengan Tuhan
kami Yesus Kristus, jawab umat.
Benarkah kamu semua sama seperti itu anak-anakKu?
Kami mendapatkan kedamaian Ibu Maria,
jawab umat.
Mengapa kamu diam? Kalau engkau mendapatkan kedamaian di sini, bukan di
sini saja kedamaian itu ada anak-anakKu. Ciptakanlah kedamaian itu dimana kamu
berada.
Ya Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Kalau mengatakan ‘ya’ Aku akan melihat sejauh manakah engkau
melaksanakan tugasmu ini dengan baik. Aku minta kepadamu anak-anakKu sekalian
yang ada di sini. Engkau bersama Tuhanmu dan Aku selama 9 hari ini, apakah
engkau tidak merasakan kehadiran Tuhan dalam hidupmu anak-anakKu?
Kami merasakan Ibu Maria, jawab umat.
Sungguh, itulah yang Aku kehendaki. Kalau engkau belum bisa merasakan
berarti engkau belum bisa berdoa dengan baik. Kalau berdoa dengan Tuhan harus
membuka hati; terbuka agar kehadiran Tuhan itu bisa kau rasakan di dalam
hidupmu . Dan Aku melihat ada diantara kamu yang belum terbuka hatinya sampai
saat ini. Sungguh Aku mengatakan, mengapa sampai sekian lama sulitnya engkau
membuka hatimu? Anak-anakKu, di mana
pun engkau tidak akan bisa terbuka, kalau engkau mengeraskan hatimu untuk
menerima kebenaran di mana saja, bukan di sini saja. Apakah kekerasan itu akan
menyelamatkan hidupmu?
Anak-anakKu yang Aku kasihi, diantara kamu yang belum merasakan sentuhan
Tuhanmu, cobalah renungkan kembali setelah engkau pulang dari sini. Berdoalah
dengan baik dan mintalah petunjuk dari PuteraKu nanti kau diberikan arti semua
ini.
Anak-anakku yang Aku kasihi, semua yang ada di sini, tanpa keterbukaan
anak-anakKu, rahmat dan berkat dan kasih karunia yang diberikan kepada kamu
pada dunia ini, itu tidak bisa kamu terima begitu saja tanpa kamu berjuang. Tuhan
melihat hatimu anak-anakKu. Tuhan melihat paling dalam. Kalau engkau ingin
disentuh oleh Tuhanmu, bukalah hatimu. Engkau selalu mempergunakan pikiranmu.
Pikiran itu untuk dunia ini. Iman dan percaya, itulah yang akan memberikan kamu
keterbukaan.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, ini Kuminta kepada kamu terutama dalam
kelompok ini, ini Kujadikan kelompok pendoa sampai akhir itu tiba, kegelapan
itu tiba.
Anak-anakKu, apa yang Aku katakan ini adalah benar. Kalau engkau mau
menerima kebenaran ini, sungguh Aku katakan kepadamu, berkat Allah akan
melimpah kepada anak-anakNYA yang terbuka dan menerima Tuhan di dalam
hidup-NYA. Bagi kamu yang sudah terbuka anakKu, teruskanlah perjuanganmu.
Jangan terlena lagi dalam dunia ini supaya kamu tidak dipengaruhi oleh yang
tidak baik. Kalau engkau sudah menemukan di sini kedamaian, teruskanlah
anak-anakKu sampai saat itu tiba. Berbahagialah kamu yang bisa menjaga dirimu
sampai kegelapan itu tiba. Selamatlah kamu nanti.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, diantara kamu yang sekian banyak mungkin ada yang
tertinggal karena dia mengeraskan hatinya. Tuhan sudah hadir di sini. Itu belum
cukup baginya. Dia mau mencari yang lain. Kamu datang ke sini untuk berdoa
anak-anakKu. Bukan datang ke sini ingin coba-coba ikut dalam doa. Tidak ada
artinya . Tidak akan menemukan apa-apa. Cobalah pikirkan kembali. Renungkanlah
kembali sikap-sikapmu yang kurang baik itu. Kalau engkau bisa membuka hatimu di
sini, engkau akan bisa membuka hatimu dimana saja, di saaat kamu berdoa, di
saat kamu datang ke rumah Allah. Dimana kamu berkumpul dan berdoa di sana pun
kamu mendapatkan-NYA karena di sini Tuhanmu membuka jalan bagi kamu untuk
bertemu dengan DIA. Tapi kalau kamu tidak mau membuka sedikit saja hatimu, kamu
tidak akan mendapatkan apa-apa. Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di
sini, Aku melihat bahwa kamu kurang puas engkau datang ke sini? Apa yang kamu
cari? Apa kamu ingin melihat Aku seperti kamu melihat Tuhanmu? Seperti kamu…?
Anak-anakKu, jangan kau pikirkan itu. Jangan kamu berdoa melampaui batas.
Kalau Tuhan menghendaki itu semua bisa terjadi. Tapi mintalah kepada Tuhan,
agar kamu lebih dekat dengan-NYA.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini, Aku mengerti perasaanmu.
Manusia-manusia tetaplah manusia; kelemahan ada dalam dirinya. Tapi kamu jangan
terlena. Hai anak-anakKu yang Aku kasihi, setelah kamu pulang dari sini Aku
minta kepadamu, ubahlah hidupmu menjadi baik. Lakukanlah yang terbaik untuk
Tuhanmu dan sesamamu. Jangan suka bertengkar. Kekerasan itu tidak baik. Tuhanmu
mengajarkan lemah-lembut, kasih adanya.
Anak-anakKu selama 9 hari ini, Aku telah banyak mengatakan kepada kamu.
Renungkanlah kembali apa yang kau dapat di sini. Kalau engkau sudah
mendapatkan, sampaikanlah kepada saudaramu agar mereka bisa ikut bersama berdoa
untuk memuliakan Tuhan dan di selamatkan dan kembali kepada jalan yang benar. Waktunya
sudah dekat anak-anakKu. Jangan engkau melupakan itu semua perkataanKu ini agar
di saat hari itu tiba, engkau tidak akan terkejut dan ketakutan tetapi engkau
pasrahkan hidupmu, nyawamu kepada Tuhan. Itulah anak-anak yang sudah siap
menghadapi apa saja yang datang dalam kehidupannya.
Anak-anakKu, yang Aku kasihi, kalau engkau mendengarkan, ada orang yang
mengatakan bahwa di sini sesat, doakanlah dia…. Karena dia tidak mengerti. Kalau
dia mau datang ke sini, dia akan mengerti. Di sini tidak sesat anak-anakKu. Di
sini Tuhanmu berkarya. Di sini juga Aku datang. Jangan kau pikirkan lagi dengan
pikiranmu, engkau tidak akan mampu. Ini
adalah kuasa Allah, rahasia Allah. Semua sudah terjadi. Maka Aku minta dari
padamu, jangan takut. Jangan khawatir oleh perkatan-perkataan yang tidak baik
itu. Doakanlah mereka, itulah tugasmu anak-anakKu. Dengan kamu banyak berdoa
Tuhanmu akan luluh dan mau berkarya di dalam diri mereka karena kamu, karena
doamu akan luluh hati-NYA.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, sudah banyak contoh diberikan Tuhanmu di sini,
dengan kamu berdoa seorang yang telah dipanggil ( meninggal, red ) tetapi rohnya belum mendapatkan tempat tetapi atas doa-doamu anak-anakKu,
dia sekarang diberikan tempat walaupun dia harus menerima apa yang dia terima
saat ini. Itu adalah hasil doamu. Itu contoh. Tuhanmu akan luluh kalau
anak-anakNYA dimana-mana berdoa, mendoakan mereka yang sesat, Tuhan mengampuni
itu semuanya. Maka Aku minta, kamu banyak berdoa, berkelompok-kelompok di mana
saja dan mendoakan saudara-saudaramu. Pasti Tuhanmu akan luluh. Itu
permintaanKu kepada kamu semua yang ada di sini.
Tuhan Allahmu adalah kasih anak-anakKu, sampai saat ini tetapi kalau
Tuhanmu sudah kembali, itu tidak ada lagi anak-anakKu, DIA datang sebagai hakim
nanti. Janganlah sampai engkau dihakimi oleh keburukkanmu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah perkataanKu pada malam ini. Aku minta
kepadamu selama 9 hari ini, renungkanlah kembali perkataanKu ini. Jadikanlah
peganganmu dalam kehidupanmu sehari-hari. Dan Aku minta sekali lagi kepadamu,
sungguh Aku mengatakan, saling mengasihilah kamu dalam keluargamu. Suami, istri
dan anak-anakmu dan saudara-saudaramu dan sesamamu yang lain. Aku mengatakan,
saat itu tiba engkau selamat. Inilah yang Kukatakan kepadamu.
Hai anak-anakKu, terima kasih banyak atas kamu semuanya anak-anakKu. Kita
dan kamu semua akan berkumpul kembali di sini anak-anakKu bulan depan, minggu
pertama. Aku minta kepadamu berkumpullah kembali di sini. Anak-anakKu, kalau
engkau mengerti minggu pertama Kuminta kepadamu tanggal 3 engkau berkumpul
kembali di sini.
Ya Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anak-anakKu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih banyak. Kembalilah kamu dengan kedamaian Tuhan.
Ya Allah yang Mahakuasa, pada
saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi
ini dan aku ciptaan-Mu (3x) Amin.
Terima kasih anak-anakKu. Berdamailah kamu semua apabila kamu berselisih
dengan keluargamu, istri dan suamimu dan anak-anakmu dan sesamamu. Berdamailah
kembali. Saling mengasihi kamu dan maafkanlah kesalahan–kesalahan semuanya agar
damai ada selalu dan Tuhan menyertaimu. Amin.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
---ooo0ooo---