Novena VI - 1996, hari ke-8
Cimahi, 1 Agustus 1996
Terima kasih anak-anakKu semua yang ada di sini dan selamat malam untuk
kamu semua yang ada di sini.
Selamat malam Ibu
Maria, jawab umat.
Aku bahagia hari ini, melihat
kamu dapat mengerti apa yang Aku katakan. Aku bahagia kamu sudah bisa menguasai
dirimu, anak-anakKu. Teruslah kamu berjuang. Berjuanglah anak-anakKu agar
engkau mendapatkan di saat kamu berdoa. Doa yang baik adalah membuka hatinya
dengan sadar, dengan ketulusan hati dan pasrah. Itulah doa yang baik,
anak-anakKu. Tetapi kalau kamu berdoa dengan seperti orang yang tertidur,
engkau tidak mendapatkan apa-apa. Engkau tidak merasakan sentuhan-sentuhan dari
Tuhanmu; dan Aku hadir engkau tidak bisa merasakannya.
Teruskanlah perjuanganmu anak-anakKu. Lawanlah gangguan-gangguan yang tidak
baik itu agar engkau tidak terganggu, agar engkau tenang berdoa dengan baik. Aku
mengerti anak-anakKu. Betapa beratnya kamu harus berjuang dalam dunia ini dan
juga kamu harus datang kepada Tuhanmu tapi kalau engkau bisa membagi waktumu,
tidak ada yang berat.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, kebahagiaanKu pada malam ini bahwa kamu sudah
mengerti dan mau mengubah dirimu menjadi baik. Teruskan anakKu, jangan berhenti
sampai di sini saja. Aku minta kepadamu semua yang ada di sini, kalau engkau
berdoa yang baik-sungguh Aku mengatakan kepadamu, engkau akan merasakan
kehadiran Tuhanmu anak-anakKu. Sungguh, Aku mengatakan benar kepada kamu
semuanya yang ada di sini. Kehadiran Tuhan itu adalah suatu yang indah dalam
kehidupanmu. Bumi ini tidak bisa memberikan kedamaian. Percayalah anakKu. Ini
Ibumu mengatakan benar kepada kamu semua yang ada di sini.
Jangan lupa kamu semuanya, bertobatlah anakKu terus menerus, serahkan
dirimu kepada imam agar engkau juga mendapatkan ketenangan lahir dan batin. Jangan
menumpuk dosa, nanti engkau tidak akan kuat, engkau akan menderita oleh
dosa-dosa itu sendiri.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini, kebahagiaan inilah yang
Aku rindukan; di saat anak-anakKu berdoa dengan sungguh-sungguh. Itulah
kebahagiaanKu anak-anakKu. Apabila semua manusia mengerti atas segala kebutuhan
dalam hidupnya, damailah dunia ini dan dimuliakanlah Tuhan karena dari
anak-anak Tuhan yang mau menerima suka dan duka dengan penuh kesabaran dan pasrah.
Aku mengatakan kepadamu anak-anakKu, di dalam penderitaan dan mau menerima
dengan suka dan duka, suka-cita di dalam hidupmu, kuasa Allah akan penuh
menyertai kamu semuanya, karena anak Tuhan sabar, pasrah di dalam hidupnya. Siapa
yang belum pasrah, dia belum mengerti bagaimana kasih sayang Tuhan di dalam
hidupnya. Dia masih khawatir akan hidupnya, dan banyak keraguan-keraguan di
dalam hidupnya, karena dia tidak tahu Kuasa Allah begitu besar bagi mereka yang
mau menerima dengan baik dan sabar. Jadilah kamu anak-anak yang sabar, yang
lembut hati, yang berbicara dengan sopan, ramah, saling menyapa dengan
saudara-saudaramu yang lain. Itu tandanya anak Tuhan. Karena Tuhan adalah
sumber kegembiraan setiap manusia yang datang kepada-NYA; tidak mengeluh dan mau
menerima apa yang diberikan di dalam hidupnya.
Anak-anakKu, Tuhanmu tidak akan mencobaimu. Tuhan hanya menguji imanmu
seperti bapak Abraham diuji imannya; sejauh mana dia sungguh-sunggub menerima
Tuhan Allahnya di dalam hidupnya. Itulah tanda kasih Tuhan anak-anakKu. Allahmu
tidak mau kehilangan anak-anakNYA. Ingin dekat dan dekat dengan manusia
ciptaan-NYA.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku percaya kepada kamu semuanya; engkau
mengerti maksud dan tujuanKu untuk datang ke negaramu ini. Anak-anakKu yang Aku kasihi semuanya, kamu
jangan ikut-ikut di dalam persoalan yang bukan bagianmu. Ini Kuminta kepada
kamu semuanya. Anak-anakKu, hiduplah kamu semuanya dengan ketenangan batin yang
tidak tergoyahkan oleh peristiwa-peristiwa dunia ini. Aku mengatakan kepadamu,
engkau harus mempunyai sikap yang bijaksana untuk mendengar, melihat dan
berbicara.
Anak-anakKu, terima kasih kamu sudah bisa mengubah dirimu. Inilah…., kalau
doa ini seperti ini, percayalah anakKu, engkau akan mendapatkan yang luar biasa
yang diberikan Allah kepadamu. Sungguh Aku mengatakan, begitu anak-anak Tuhan
berdoa, Tuhanmu mendengarkan dengan penuh kegirangan karena anak-NYA sedang
berdoa dengan tekun. Tuhanmu memberkati di atas sana, di kerajaan-NYA. DIA
memberkati anak-anakNYA yang sedang berdoa. Kalau kau tidak bisa berdoa dengan
baik, berkat itu cuma-cuma bagi kamu semuanya, kamu tidak bisa menerimanya
karena kesalahanmu sendiri.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku mengatakan kepadamu anak-anakKu betapa
indahnya Surga itu. Sungguh Aku mengatakan benar kepada kamu semuanya. Indah
sekali, itulah kerajaan tempat Allah bertahta di dalam kemuliaan-NYA. Sungguh,
orang yang benar sekarang sudah damai;
berbahagia. Tempat itu indah anak-anakKu. Aku mengatakan kepada kamu,
tempatilah itu. Sungguh, ini Aku Ibumu telah diberikan kemuliaan. Aku bahagia,
anak-anakKu. Kebahagiaan inilah Kuberikan kepada kamu semuanya agar kamu
bahagia juga apabila kamu sudah dipanggil oleh PuteraKu. Aku tidak bisa
menikmati kebahagiaan itu sendiri dengan melihat kamu dalam penderitaan.
Anak-anakKu percayalah tidak Tuhan yang lain. Tidak ada! Hanya Tuhan dan
Allahmu yang telah menyelamatkan kamu yang telah turun ke bumi ini. Percayalah
anakKu. Tidak ada lagi agama lain. Hanya satu agama yang diberikan Allah dari Surga
ke bumi ini. Inilah kamu yang sudah menerimanya. Jangan kamu tergoyah oleh
mereka yang mengatakan bahwa ini benar, itu benar. Biarlah mereka mengatakan
itu semua. Tetapi kamu yang sudah diberkati, kamu harus berteguh hati, kuatkan
hidupmu, peganglah Tuhanmu. Itu saja permintaanKu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah pesanKu pada malam ini. Teruskanlah dan
berjuanglah dan berdoalah dengan baik. Terima kasih, anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih kembali buat kamu semua yang ada di sini. Aku bahagia pada
malam ini, melihat kamu walaupun kamu berusaha tapi kamu mendapatkannya. Terima
kasih, anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Marilah serahkanlah rohmu dan berdoa menyerahkan diri seutuhnya kepada
Allah Bapak yang Mahakuasa yang ada di Surga.
Ya Allah yang Mahakuasa, pada
saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi
ini dan aku ciptaan-Mu (3x) Amin.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
---ooo0ooo---