Novena
II - 1996, hari ke – 5
Cimahi, 9 Pebruari
1996
Pesan Ibu Maria
Selamat malam buat kamu semuanya yang ada di sini
anak-anakKu. Kita bertemu kembali pada malam ini. Hai anak-anakKu, Aku
berterima kasih kepada kamu semuanya yang berkumpul di sini bersama Aku untuk
membantu saudara-saudaramu agar mereka mendapatkan berkat dengan hasil
doa-doamu di sini.
Anak-Ku semuanya yang ada di sini, Aku sudah mendengarkan
apa yang kau bicarakan di dalam hatimu. Percayalah anak-Ku, semua doa-doamu
akan Kubawa akan Kumohonkan kepada Putraku. Jangan engkau kuatir tentang
hidupmu, ingatlah anak-anak Allah harus menyerahkan dirinya seutuhnya
kepada-NYA. Tidak ada yang merasa dirinya ditinggalkan oleh Allah, jangan ada
di dalam dirimu. Semua persoalanmu, Tuhan tahu. Percayalah anak-anakKu yang ada
di sini. Tuhanmu dengan setia menunggu
anak-anakNya datang kepada-NYA dengan segala persoalan dengan segala
penderitaan, Tuhanmu mendengarkannya.
Tapi kalau engkau berdoa dengan baik dan tulus dan pasrah kepada-NYA, itu yang
dikehendaki-NYA. Jangan engkau selalu mengatur Tuhanmu. Itu tidak baik. Tidak
usah engkau mengatur bagaimana caranya supaya doa-doamu itu semuanya terkabul.
Serahkanlah semua itu kepada-NYA. DIA tahu kebutuhanmu dalam hidupmu.
Hai anak-anakKu yang ada di sini, Tuhanmu itu adalah
kasih, kasih sepanjang masa, tidak ada perubahan di dalam hidup-NYA; tidak
seperti manusia yang mudah berubah. Percayalah anakKu, Tuhanmu setia, setia
siang dan malam menunggu anak-anakNYA, yang datang kepada-NYA.
Anak-anakKu yang ada di sini semuanya, Aku tahu betapa
banyaknya persoalan di dalam hidupmu, Aku tahu anak-anakKu maka itulah Aku
datang ke bumi ini untuk membantu meringankan bebanmu. Aku mintakan dari-NYA
supaya Tuhanmu itu luluh hati-NYA dan berbelas-kasihan terhadap ciptaan-NYA.
Anak-anakKu semuanya, mengertilah kamu semua yang ada di sini.
Ya Ibu, kami mengerti, jawab umat.
Baiklah, engkau mengerti! Tapi engkau pada saat ini juga
engkau tidak mempunyai hati bahwa
Tuhan itu tidak mengabulkan permohonanmu, itu tidak baik. Tuhan itu tahu
semuanya apa yang engkau butuhkan di dalam hidupmu.
Hai anak-anakKu yang Aku cintai semuanya yang ada di bumi
ini, lakukanlah dalam hidupmu apa yang DIA kehendaki. Engkau saat ini banyak
dan banyak belum membaca Kitab Suci,
mengapa itu engkau lakukan? Satukanlah Firman Allah di dalam hidupmu. Hai
anak-anakKu, engkau berbicara dengan Tuhan melalui Kitab Suci. Aku tahu
diantara kamu, engkau tidak pernah dan jarang membuka Kitab Suci. Itu yang
diberikan kepadamu, ’tanda kasih’ dari Allah yang menciptakan kamu semuanya dan
memberikan keselamatan kepada kamu semuanya. Satukanlah Kitab Suci itu di dalam
hidupmu. Di situ banyak hal-hal yang belum kamu ketahui, rencana Allah di dalam
hidupmu juga di dalam dunia ini. Dari
Kitab Suci itulah engkau tahu betapa besarnya kasih Allah terhadap
manusia.
Hai anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku tahu diantara kamu
Kitab Suci itu engkau taruh di mana-mana, bukan engkau taruh di tempat yang
baik, yang tinggi. Itu Firman Allah! Harus kau junjung tinggi di dalam hidupmu.
Itu harus kamu simpan kamu tempatkan di tempat yang baik dan bersih. Aku
melihat anak-anakKu disini …, masih melihat, terutama Agnes, dia juga melakukan
seperti itu dalam keluarga ini. Sampaikan kepadanya hal ini, dia…! Dia yang
Kupakai harus berbuat sesuatu itu semuanya.
Sampaikan kepada Agnes! Hai
anak-anakKu, berilah Kitab Sucimu di suatu tempat yang istimewa karena itu
adalah Firman Allah, Allah yang berbicara di dalam dirimu semuanya.
Hai anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah perkataan-Ku pada
malam hari ini supaya kamu tahu, apa yang harus kamu lakukan yang tidak kau
lakukan di dalam hidupmu. Mulai saat ini, lakukanlah kebenaran dan yang baik
dan berguna untuk menyelamatkan jiwamu. Di saat Tuhan akan panggil, engkau
sudah selamat.
Hai anak-anakKu semua yang ada di sini, engkau melihat
Aku berbicara sangat keras pada saat ini. Engkau tahu hati Ibu tidak sekeras
itu untuk anak-anak-NYA tapi Aku Ibumu di mana perlu Aku keras terhadap kamu
semua anak-anakKu yang ada di bumi ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, terima kasih semuanya. Pada
malam hari ini, engkau sudah berkumpul bersama dan berdoa; lakukanlah ini
anak-Ku dengan setia. Doa itu adalah kamu berhubungan langsung, berbicara
dengan Tuhanmu melalui doa. Berdoalah setiap saat, setiap waktu supaya hal-hal
yang tidak baik itu tidak sempat masuk ke dalam dirimu.
Ya Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anak-anakKu semua. Pada malam hari ini,
Tuhanmu telah mendengarkan semuanya, apa yang Aku bicarakan kepada anak-anakKu
di sini karena DIA menghendaki itu semua karena DIA sedih anak-anakNYA banyak
meninggalkan DIA dan mencari dunia ini. Sebenarnya DIA tidak ingin
anak-anak-NYA celaka, itulah maka Aku banyak datang ke bumi ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, Tuhanmu sedih, sangat sedih
hati-NYA melihat anak-anakNYA sangat jauh dari-NYA. Betapa sedihnya hati Tuhan
yang sudah memberikan segala-galanya bagi anak-anakNYA yang ada di bumi ini.
Dia menanti siang dan malam menunggu kedatangan semua anak-anak-NYA. Sungguh,
anak-anakKu, DIA setia sekali, setia
menunggu tetapi banyak anak-anakNYA yang tidak datang kepada-NYA. Anak-anakKu
yang ada di sini, datanglah kamu semua kepada-NYA, dekatkanlah dirimu
kepada-NYA. Betapa bahagianya hati Tuhan apabila anak-NYA semua
berbondong-bondong datang kepada-NYA, meminta kepada-NYA, DIA sangat senang
hati-NYA. Itulah, hati Tuhan yang sangat luar biasa, kasih adanya. Tuhan itu
adalah ‘kasih’ anak-anakKu. Aku menghendaki kamu semua juga, berkasih-kasihlah
kamu diantara satu dengan yang lain, jangan kau bedakan dia dengan yang lain.
Engkau harus bersyukur kepada Allah, engkau telah
diberikan kelebihan dari yang lain. Kau bisa menikmati hidup ini, engkau bisa
berteduh, bisa makan, bisa berpergian tetapi di suatu saat ada lagi saudaramu,
ia tidak makan, ia tidak berbaju, ia tidak punya rumah, ia kehujanan, ia
menangis. Siapakah yang bisa mendengarkan tangisannya?
Hai anak-anakKu, pergilah kamu semuanya, berikanlah
berkat dari Allah yang diberikan pada kamu semuanya. Sedikit engkau terima,
sedikit juga engkau berikan kepadanya. Banyak kau terima dari Allah, banyak
pula kau berikan kepadanya. Engkau harus tahu anak-anakKu, itu semua tidak
kekal. Apabila engkau kembali kepada-NYA, Tuhanmu akan menanyakan apa yang
sudah diberikan kepadamu, DIA akan tuntut kembali anak-anakKu!
Pertanggung-jawabkanlah nanti, semua pemberian Allah kepadamu semuanya.
Aku mohon kepadamu anak-anakKu semuanya, mulai saat ini
tanamkanlah…, tanamkanlah cinta kasih yang mendalam di dalam hidupmu.
Jadikanlah contoh yang baik karena engkau adalah anak Allah yang sudah
terberkati melalui permandian yang sudah diberikan oleh Putraku.
Anak-Ku yang ada di sini, mulailah engkau saat ini juga,
Aku minta daripadamu jadilah anak yang baik terhadap Allah dan sesamamu dalam
hidupmu anak-anakKu. Engkau harus bisa menjadi anak yang baik. Aku minta kepada
kamu semuanya kalau ini semua sudah terjadi diantara kamu yang ada di bumi ini,
betapa bahagia hati Tuhanmu.
Anak-anakKu, inilah pertemuan kita pada malam hari ini,
kita akan bertemu lagi pada waktu yang sama. Aku memberkati kamu semua menjadi
berkat oleh Putraku yang maha pengasih dan maha penyayang agar kamu semuanya
keadaannya baik dan baik selama-lamanya. Anak-anakKu yang Aku kasihi semuanya,
pada saat ini Aku akan kembali ke Surga. Di sana Aku akan melihat kamu
semuanya, Aku akan melihat apakah kamu sudah melakukan yang terbaik di dalam
hidupmu?
Anak-anakKu, Aku menyertaimu! Jangan takut, sampaikanlah
kebenaran ini di manapun engkau berada, Putraku akan melindungi kamu semuanya
dan kelompok-kelompok di manapun mereka berada :
Ya Allah yang maha kuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu.
(3X) Amin.
Selamat malam anak-anakKu dari Aku Ibumu!
Maaf Ibu, bolehkah kami menyanyi untukMu sebentar saja sebelum Ibu
meninggalkan kami di sini, anggaplah ini sebagai pernyataan terima kasih dan
pernyataan maaf dari anak-anakMu yang berdosa ini. Maafkanlah kami ya Ibu.
(permohonan dari umat).
(Umat menyanyikan lagu Salam Maria, red ).
Terima kasih anak-anakKu, engkau semua telah memberikan
kegembiraan bagi hati Ibumu ini. Terima kasih anak-anakKu semuanya! Sampai
bertemu lagi, selamat malam anak-anakKu.
Selamat malam ibu Maria, jawab umat.
- - - ooo 0 ooo - - -