Novena I - 1996, hari ke – 9

Cimahi, 21 Januari  1996

 

 

Pesan Ibu Maria

 

 

(Ibu Maria memberi kesempatan pada umat untuk mencurahkan isi hatinya, red.)

Aku mendengarkan, mendengarkan isi hatimu semuanya anakKu. Ini penderitaan-Ku yang Aku tanggung untuk anak-anakKu yang ada di bumi ini. Itulah.., engkau tahu, inilah penderitaan-Ku yang harus Kutanggung, yang harus Kuselamatkan bagi kamu, bagi mereka yang ada di bumi ini.

 

Anak-anakKu, janganlah kuatir tentang hidupmu. Serahkanlah dirimu, serahkanlah dirimu kepada-NYA. Aku membawakan doamu itu semua. Percaya Tuhanmu akan memberikan kepada kamu semua yang ada di sini.

 

Aku tahu diantara kamu semua yang di sini, maka Aku datang, Aku datang ke sini bersama Agnes untuk mengunjungi kamu semuanya yang ada di sini. Ini janji-Ku, janji-Ku yang telah Kutepati. Di mana kamu berkumpul atas nama Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia ini, Aku hadir. Kini Aku hadir, anakKu. Jangan takut, jangan takut, jangan kuatir tentang kebenaran ini. Ini tidak ada yang mustahil di hadapan Allah. Ini sudah terjadi dan terjadi di sini di negaramu ini anak-anakKu. Ini pertama kali Aku melangkah, Aku melangkah di negaramu ini yang begitu jauh, yang begitu jauh anak-Ku.

 

Engkau harus tahu, inilah Aku Ibumu yang turun dari Surga membawa kebenaran yang telah Kuminta dari Puteraku untuk kamu semuanya anak-anakKu yang ada di sini. Aku minta dari-NYA. Bertobatlah, kembalilah ke jalan Allah! Lakukanlah kehendak-Ku ini, engkau akan selamat, engkau akan selamat anakKu. Ini janji-Ku. Aku sudah mengatakan bagi kelompok-kelompok yang lain bersama Agnes, nama itu Kumintakan dari Puteraku agar ditanamkan ke dalam diri mereka masing-masing, itu permintaan-Ku. Aku mohon kepada Putraku, Ia mengabulkannya, maka ini semua terjadi anak-anakKu. Kamu percaya bahwa Aku sudah datang disini, di rumah ini? Terberkatilah rumah ini. Jadikanlah tempat kamu berdoa dan berkumpul di sini. Lakukanlah, anakKu.  Aku berkenan hadir di sini. Apabila kamu berkumpul bersama, Aku akan hadir dengan cara-Ku, Aku akan menyentuhnya bahwa engkau sadar bahwa Aku hadir bersamamu di sini. Anak-anakKu yang ada di sini, tempat ini akan Kujadikan tempat untuk berdoa. Kuberkati tempat ini, Kuberkati kelompokmu ini.

 

Hai anak-anakKu, Aku berterima kasih kamu sadar, sadar untuk menyelamatkan jiwamu. Ini semua bukan karena Aku tapi karena kamu harus selamat, kamu harus selamat!  Apabila hari itu terjadi kau akan bersama Aku memuja Allah, memuja Allah yang telah menyelamatkanmu. Percayalah, ini janji-Ku kepada kamu semua yang ada di sini.

 

Hai anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah perkataan Ibumu yang turun dari Surga. Aku memakai Agnes, Aku pakai Agnes agar semua ini terjadi. Ah …, harus terjadi. Tanpa Agnes, Aku tidak bisa menyampaikan maksud dan tujuan Tuhanmu untuk menyelamatkan jiwamu, maka Aku pakai Agnes. Agnes ini Kupakai. Doakanlah, di mana kamu berkumpul dan berdoa atas Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia, doakanlah Agnes agar dia kuat. Dia akan Kupakai seumur hidupnya. Aku akan bawa dia ke ujung bumimu ini agar anak-Ku semua terselamatkan. Ini janjiKu kepada kamu yang ada di sini. Percayalah, ini yang berbicara adalah Aku Ibumu Maria. Ini Ibu Maria, bukan Agnes, bukan Agnes yang bicara tapi Ibu Maria. Ini Ibu Tuhanmu yang tersuci dan bahagia, yang bahagia di Surga yang diberikan nama,  Aku, Aku Ratu Surga, di bumi maupun di Surga mengaku, dimuliakan oleh Bapa yang Maha tinggi, Aku Ibumu. Anak-anakKu, mari bersama Aku. Ayo, bersama Aku melayani saudaramu semuanya agar mereka selamat.

 

Anak-anakKu yang ada di sini, sampaikanlah ini, katakan kepada imammu, Aku sudah hadir di sini. Katakan, jangan takut, jangan takut! Katakan, apabila mereka menghendaki untuk bertemu dengan Aku berbuatlah doa. Aku akan hadir, Aku akan tunjukkan kepada mereka tentang kebenaran ini. Aku Maria, Ibu Tuhanmu, Ibu juru selamatmu yang telah menyelamatkan kamu dari manusia lama menjadi manusia yang baru yang terberkati yang dikasihi Allah. Inilah anak-anak Allah yang harus Aku selamatkan. Ini tugas-Ku sebagai Ibumu Maria. Ini Ibumu Maria, Maria nama yang bahagia, nama yang indah di Surga maupun di bumi ini. Sebutkanlah anak-Ku, sebutkanlah, Aku Maria. Aku sudah mengajarkan doa itu kepada Agnes, kepada semuanya:

 

 Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu,

terpujilah engkau diantara wanita

 dan terpujilah engkau kini dan sepanjang masa. Amin.

 

Sebutkanlah itu 3 kali agar kamu tambah dekat dan menyatukan dirimu kepada-Ku, Ibumu. Apabila kamu menemukan kesulitan dalam hidupmu, percayalah Aku akan bawakan penderitaanmu ini kepada Allah yang Maha tinggi yang berkuasa atas bumi ini. Ini yang Kuajarkan kepada kamu yang ada di sini.

Aku mengajarkan apabila engkau ingin dekat dengan Putraku dan menyatukan dengan Putraku dengan segala kesulitanmu, Aku mengajarkan ini kepadamu:

 

Ya Allah yang Maha Kuasa

pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu. Amin.

 

Ini, Aku mengajarkan ini kepada kamu, sebutkanlah 3 kali berturut-turut kapan saja, di mana saja, sebutkanlah doa ini. Ini doa yang Kuajarkan pada kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia ini, engkau kuat. Inilah yang Kusampaikan kepadamu pada sore hari ini.

 

Aku memohon kepada-Nya berkatilah kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang bahagia di sini, terberkatilah kamu kelompok ini. Pergilah, layanilah saudaramu, berikanlah kebahagiaan dan kegembiraan. Angkatlah mereka, supaya mereka juga bahagia seperti kamu di sini, agar engkau akan ketemu Puteraku di sana. Ini perkataan-Ku  yang benar, ini yang Kusampaikan kepadamu semua anak-anakKu yang ada di sini.

 

Hai anak-anakKu, engkau telah mendengarkan perkataan yang kurang senonoh yang kurang baik bahwa si Agnes tidak benar. Itu bukan  Ibu Maria, itu setan! Puji Tuhan, Aku dikatakan setan. Tapi itu Aku bawa dalam doa, itu Kuberi pengampunan karena mereka juga anak-Ku. Jangan ada yang mencurigai antara satu dengan yang lain karena apa yang tidak bisa kamu pikirkan hai anak-anakKu, jangan kamu pikirkan, kembalikanlah kepada Allah. Ini juga jangan kamu pikirkan, mengapa Ibu bisa hadir di sini? Kamu tidak tahu, ini kuasa Allah. Waktunya sudah dekat anak-anakKu, Aku harus berkeliling ke bumi ini, bukan di sini, di mana-mana Aku mendatangi anak-anakKu semua seperti ini. Percayakah engkau semua bahwa Aku ini Ibumu yang sudah datang dari Surga?

Aku ingin mendengarkan pernyataan ini dari hatimu yang paling dalam. Percayakah Aku ini Ibumu?

 

Percaya Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu yang ada di sini semua! Jangan engkau dengarkan perkataan yang tidak baik itu karena mereka tidak tahu apa yang mereka ucapkan. Ampunilah mereka, ampunilah mereka agar mereka selamat seperti kamu yang ada di sini. Inilah anak-anak Allah, apabila dia menerima yang tidak baik dalam penderitaan, dia mau mengampuni saudara-saudaranya. Ini anak Allah yang dikehendaki, inilah anak-anak Allah yang terberkati oleh Puteraku semuanya. Percayakah kamu semua anak-anakKu? 

 

Percaya Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu semua yang ada di sini. Lakukanlah, doakanlah mereka yang mengeraskan hati. Itu contoh bagimu. Itu tidak baik karena kebenaran itu yang datang dari Allah, kamu tidak mengerti. Itu adalah kuasa-NYA, itu kuasa-NYA! Tidak pernah kamu bisa menyelesaikan sampai kamu mengerti. Itu kepunyaan Allah. Jangan kamu cari tapi terimalah kebenaran ini agar kamu selamat. Ini permintaan-Ku bagi kamu semua yang ada di sini anak-anakKu. Aku akan menyertaimu, percayalah!

 

Kami percaya Ibu Maria, jawab umat.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, kelompok ini Aku sudah berkati. Bersatulah kamu, bergotong-royonglah kamu, saling mengasihilah kamu, saling menolonglah kamu, saling mendukunglah kamu. Bagikanlah anak-Ku, rejekimu yang telah diberikan Allah kepada kamu. Kumpulkanlah itu, kasihkanlah kepada mereka saudaramu yang membutuhkannya, engkau akan mendapatkan harta yang berlimpah apabila engkau kembali. Betapa indahnya dunia ini kalau ini semua terjadi kepada anak-anakKu! Aku sangat bahagia, anakKu akan bersama Aku dalam kemuliaan. Tempat yang tidak baik, jangan kau tempati. Ingat perkataan-Ku ini anak-anakKu.  Percayalah,  perkataan-Ku ini, kegelapan itu akan tiba kamu harus siapkan dirimu. Amin.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

---ooo 0 ooo---